Tag Archives: Louis Van Gaal

MU Waspadai Tim Yang Ada Dibawahnya

MU Waspadai Tim Yang Ada Dibawahnya

MU Waspadai Tim Yang Ada Dibawahnya – Meski masih menempati posisi aman Liga Champions, MU dituntut untuk bisa menghabiskan musim dengan rentetan hasil bagus.

Posisi Manchester United di kelasemen Premier League tampaknya mulai tidak nyaman. Pasalnya, tim arahan Louis Van Gaal itu mulai didekati oleh para pesaingnya yang berada dibawahnya dengan selisih yang tidak terlalu banyak.

Saat ini, Setan Merah memang masih duduk di posisi ke empat kelasemen Premier League atau batas terakhir untuk bisa lolos ke babak kualifikasi Liga Champions dengan raihan poin 40 angka. Raihan poin MU saat ini hanya terpaut satu angka dari Arsenal, tiga poin dari Tottenham Hotspurs, tiga poin dari West Ham dan lima angka dari Liverpool.

Jika dilihat dari selisih poin yang tidak begitu jauh, MU pun wajib memenangi setiap laga yang tersisa di musim ini. Pasalnya, jika sekali tergelincir, maka posisi ke empat bisa saja langsung direbut oleh para rivalnya. Hal ini pun diungkapkan oleh salah seorang pemain MU, Juan Mata. Bagi Mata, United bisa melakukannya seperti saat meraih enam kemenangan di bulan November lalu.

Di bulan November Lalu, United berhasil memenangi enam laga secara beruntun. Hal itu mungkin saja bisa terulang di musim ini.

“Sangat penting bagi kami untuk mendapatkan hasil-hasil bagus di sisa musim seperti yang telah kami buat pada November dan Desember,” ujar Mata seperti dilansir ESPNFC.

Meskipun demikian, lini belakang MU terbilang cukup solid dengan jadi klub ketiga dengan jumlah kebobolan paling sedikit ketiga usai Chelsea dan Southampton.

Louis Van Gaal Tolak Tawaran PSG untuk Januzaj

Louis Van Gaal Tolak Tawaran PSG untuk Januzaj

Louis Van Gaal Tolak Tawaran PSG untuk Januzaj – Keminatan PSG terhadap Andan Januzaj akhirnya pupus usai Louis Van Gaal menyatakan pemainnya itu tidak dijual karena menajdi bagian penting tim.

Minat PSG terhadap Andan Januzaj ternyata bukan hisapan jempol belaka. Hal ini terbukti dengan tawaran pihak klub asal Paris itu terhadap manajemen MU. Namun, minat PSG itu pupus usai manajer Louis Van Gaal tidak rela jika Januzaj hengkang dari Old Trafford. Menurutnya, Januzaj adalah pemain penting bagi Setan Merah.

Meski Louis Van Gaal tidak memberikan waktu bermain yang banyak pada pemain 19 tahun itu, nyatanya mener Belanda itu menolak tawaran PSG yang sangat berminat memboyong Januzaj. Bahkan, Van Gaal dengan tegas mengatakan jika pemain internasional Belgia adalah pemain penting bagi United.

Musim ini, Januzaj hanya empat kali bermain sebagai starter dan tujuh kali menjadi pemain pengganti. Bandingkan dengan musim lalu saat ditangani David Moyes, ia bermain sebagai starter sebanyak 15 kali dengan 12 sebagai pemain pengganti.

Namun, meskipun Januzaj sangat jarang diturunkan di musim ini, nyatanya Louis Van Gaal tidak rela jika pemain mudanya itu harus hengkang ke PSG. Januzaj sepertinya masuk dalam daftar proyek masa depan Van Gaal. Hal itu diungkapkan oleh agen si pemain, Dirk Van Vriese.

“Ya, PSG sudah mengungkapkan keminatannya terhadap Januzaj di musim dingin. Secara langsung mereka menghubungi pihak Manchester United utnuk meminat informasi. Namun, Louis Van Gaal mengumumkan jika Januzaj tidak boleh pergi di musim dingin ini. tidak dipinjam atau permanen, karena ia adalah pemain penting dalam skuat,” ujar agen kepada Manchester Evening News.

Louis Van Gaal Berhak Putuskan Formasi

Louis Van Gaal Berhak Putuskan Formasi

Louis Van Gaal Berhak Putuskan Formasi – Para fans United meneriakan formasi 4-4-2 saat lawan QPR. Namun, Van gaal menilai jika ia lebih tahu formasi yang tepat bagi timnya.

Manchester United memperoleh kemenangan di laga terakhir melawan Queen Park Rangers di Loftus Park akhir pekan kemarin. Louis Van Gaal menggunakan formasi 3-5-2 dalam laga tersebut meski awalnya tidak berjalan efektif sehingga para fans United melakukan protes dengan meneriakan “four four two”. Namun, manajer asal Belanda itu tetap dengan pendiriannya karena merasa ia lah yang berhak menentukan formasi untuk timnya.

Sebelumnya, Van Gaal juga memakai formasi lain seperti 4-3-3 dan 4-4-2. Namun, belakangan ini United sering menggunakan formasi 3-5-2 dengan menempatkan Wayne Rooney sebagai gelandang. Sedangkan posisi depan diisi oleh Angel Di Maria dan Radamel Falcao.

Dengan 3-5-2, Setan Merah memperoleh beberapa hasil bagus seperti menang atas Arsenal di Emirates, Southampton di Britania Stadium, dan Liverpool di kandang. Namun, dengan formasi ini United juga menelan kekalahan 0-1 dari Southampton dua pekan yang lalu. Tercatat, Setan Merah hanya menelan satu kekalahan dari 12 laga terakhir. Selain itu, mereka juga hanya kebobolan 21 gol dari 22 laga yang dimainkan. Hanya masih kalah dengan Southampton 16 gol dan Chelsea 19 gol.

Namun, di laga lawan QPR para suporter United terus meneriakan “four four two” yang berarti ingin Van Gaal mengganti formasi dengan menempatkan empat bek dan dua sayap di di lini depan. Namun, bagi Van Gaal ia lah yang berhak memutuskan formasi bagi tim.

“saya tak bisa mengamati fans United yang mencapai 600 juta di seluruh dunia. Anda tidak bisa memperhitungkan 600 juta pendapat,” ujar Van Gaal dikutip Mirror.

Tidak Mudah Menjadi Pilihan Utama Skuat MU

Tidak Mudah Menjadi Pilihan Utama Skuat MU

Tidak Mudah Menjadi Pilihan Utama Skuat MU – Manajer Van Gaal tampaknya hanya akan memainkan pemain yang sedang prima. Hal ini membuktikan untuk jadi pemain MU merupakan hal sulit.

Bagi Louis Van Gaal, nama besar sekaligus bandrol mahal bukanlah sebuah jaminan untuk bisa masuk dalam skuat utama racikannya. Para punggawa Manchester United harus berjuang keras jika ingin mendapatkan hati menner asal Belanda itu di setiap laga yang dilakoni Setan Merah.

Skuat MU musim ini memang diisi oleh sebagian besar pemain baru yang diboyong dengan harga yang tidak murah. Ada nama-nama baru seperti Angel Di Maria, Daley Blind, Ander Herera, Marcos Rojo, Victor Valdes Luke Shaw serta pemain pinjaman Radamel Falcao. Dengan skuat penuh bintang, Van Gaal nampaknya tidak begitu kesulitan dalam meracik strategi.

Akan tetapi, dengan hadirnya pemain-pemain bintang justru menimbulkan masalah dalam menentukan starting line up di setiap laga. Van Gaal harus benar-benar memilih pemain mana saja yang siap untuk dimainkan. Karena hal inilah manajer asal Belanda itu tidak pernah pandang bulu dalam menentukan skuat terbaik bagi MU.

Bagi Van Gaal, nama besar dan harga pemain bukan menjadi jaminan dalam skuat utama. Baginya, usaha dan kerja keras pemain saat latihan merupakan hal utama yang ia pertimbangkan. Hal ini diungkap oleh gelandang MU, Daley Blind.

“Harga untuk masuk dalam skuat utama memang mahal, itu kata pelatih. Jadi, anda harus berusaha keras setiap harinya dan menunjukan anda benar-benar ingin bermain,” ujar pemain berkebangsaan Belanda itu.

Poin Louis Van Gaal Sama Dengan David Moyes Musim Lalu

Poin Louis Van Gaal Sama Dengan David Moyes Musim Lalu

Poin Louis Van Gaal Sama Dengan David Moyes Musim Lalu – Mendatangkan pelatih baru dengan kucuran dana besar nyatanya tidak membuat MU menjadi lebih baik. Buktinya raihan poin Van Gaal dan Moyes sama hingga pekan 21.

Kedatangan Louis Van Gaal sebagai manajer Manchester United tampaknya belum berpengaruh besar hingga saat ini. Hal ini terbukti dengan raihan poin yang diperoleh Van Gaal yang sama persis dengan poin yang dipersembahkan David Moyes musim lalu.

Hingga pekan ke 21, Louis Van Gaal hanya memperoleh 37 poin atau sama dengan apa yang dilakukan Moyes musim lalu dengan jumlah laga yang sama. Hasil ini diperoleh usai MU menelan kekalahan 0-1 dari Southampton di Old Trafford, Senin 12 Januari 2014, dini hari.

Keadaan ini pun menuai banyak kritik. Tidak sedikit orang yang menganggap jika skuat MU saat jauh lebih baik dibanding musim lalu saat David Moyes memimpin dan akhirnya dipecat pada bulan Maret karena gagal mengangkat performa MU. Sedangkan Louis Van Gaal dengan kucuran dana yang luar biasa dan pembelian pemain top nyatanya juga belum bisa berbuat banyak.

Saat disinggung mengenai hal ini, Van Gaal pun mulai berkelit dan mengungkapkan jika MU sudah mulai mendominasi meskipun hasil akhir jauh dari harapan.

“Ya, Anda harus menunggu hingga saat ini untuk mengajukan pertanyaan itu? Saat ini saya memiliki poin yang sama dengan Davide Moyes musim lalu? Oke. Kami harus lebih baik lagi dan berbenah, itulah mengapa kami tereus bekrja keras. Kami telah menunjukan jika kami bermain mendominasi, namun kami juga harus menciptakan peluang untuk menang saat mendominasi,” ujar Moyes usai diwawancarai BBC.

Cedera Menyebabkan Van Gaal Kehabisan Akal

Agen Bola – Disaat tengah meracik susunan tim yang pas dalam persaingan di Liga Primer Inggris. Louis Van Gaal justru dihadapkan dengan badai cedera para pemainnya. Hal ini membuat Van Gaal kesulitan dalam memasang susunan pemain yang akan diturunkan di laga selanjutnya.

Tercatat sebanyak 8 pemain United yang yang tengah dihantui cedera, sebanyak 3 pemain diantaranya adalah merupakan pemain bertahan inti mereka. Hal ini membuat Van Gaal menunjuk salah satu dari pemain muda yakni, Paddy Mc.Nair yang berada di tim U-21 Setan Merah.

Disamping itu Louis Van Gaal juga sedang mencari pemain yang bisa menggantikan peran Michael Carrick yang sudah dibekap cedera sejak awal musim digulir. Kabar yang lain mengenai Ander Herrera dimana pemain yang baru didatangkan ini juga sedang mengalami cedera tulang rusuk pada minggu lalu kemarin dan divonis tidak akan bisa bermain dalam waktu dekat ini.

LVG menilai apa yang dialami Herrera bukanlah merupakan cedera yang terlalu serius, namun tidak akan diturunkan dikarenakan berpotensi akan memperparah cedera yang dialami pemain tersebut.

Manchester United saat ini telah merilis ada 8 pemain yang divonis cedera dan Wayne Rooney kembali dikenakan kartu merah, ini menyebabkan hampir seluruh tim inti Setan Merah tidak bisa diturunkan pada laga berikutnya.

Dilain pihak, sang pelatih sekaligus manajer Setan Merah, LVG merasa puas atas performa salah satu pemain mudanya yakni MCNair dimana ini merupakan debut pertamanya saat menghadapi West Ham minggu lalu. Dalam debutnya, bek asal Irlandia Utara ini bermain cukup tenang dan berhasil menjaga garis pertahanan dengan baik. Dan sepertinya ia akan terus dimainkan di skuad utama Setan Merah.

Strategi 4 Bek Akan Menjadi Pilihan Louis Van Gaal

Formasi 3 – 5 – 2 adalah yang diterapkan pelatih baru Manchester United, Louis Van Gaal sebagai formasi utama timnya untuk meraih kemenangan – kemenangan melawan berbagai klub sepak bola lainnya. Meskipun begitu, Van Gaal juga bisa saja sewaktu – waktu menggunakan formasi yang membutuhkan 4 orang bek, karena formasi utamanya hanya menggunakan 3 orang bek saja.

Formasi 3 – 5 – 2 adalah formasi ala Van Gaal yang sudah pernah digunakan pada negara Belanda di piala dunia 2014. Pada kejadian di lapangannya sendiri bisa saja formasi 3 – 5 – 2 tersebut berubah ke formasi 3 – 4 – 3 juga

Formasi tersebut adalah andalan dari pelatih MU ini untuk digunakan, namun bisa saja berganti formasi jika memang diperlukan perubahan karena kondisi tertentu. Makanya pelatih asal Belanda ini tidak terlalu memaksakan timnya untuk selalu menggunakan formasi tersebut. Van Gaal mengatakan kalau dia senantiasa mencoba formasi tersebut sebagai gaya permainan di MU dengan jumlah bek sebanyak 5 orang sejak awal dia di MU.

Tambahnya, peluangnya untuk memainkan 4 orang bek pasti ada dan bukan untuk sekarang karena pelatihan memang untuk bek 5 orang. Maka dari itu diharapkan para pemain lama MU bisa menyesuaikan diri mereka dengan sistem – sistem baru yang diterapkan oleh Van Gaal ini.

 

Albert Stuivenberg Kini Jadi Asisten Manajer Di Manchester United

Albert Stuivenberg Kini Jadi Asisten Manajer Di Manchester United– Albert Stuivenberg, pelatih timnas U-21 Belanda tersebut sekarang diyakini akan segera pindah juga ke Manchester United. Stuivenberg diketahui di MU akan menjadi asisten Louis Van Gaal yang kini masih mengurusi timnas Belanda di Piala Dunia 2014. Timnas Belanda kini berhasil menjajaki babak semifinal berkat araha dari pelatih MU tersebut.

Stuivenberg mempunyai track record yang cuku mengensankan. Sebelum menjadi pelatih timnas U-21 belanda. Stuivenberg pernah menjadi pelatih U-17 Belanda dan mampu membuat tim tersebut memenangi kejuaraan antar Eropa. Pada 2011 dan 2012. Dan kini, Stuivenberg ingin mengikuti jejak pendahulunya, yaitu Louis Van Gaal ke MU. Sekarang, Stuivenberg telah meninggalkan jabatannya di timnas dan akan segera hijrah ke MU.

Diketahui, Stuivenberg mendapatkan kontrak 3 tahun dengan The Red Devils. DI MU, Ia Stuivenberg akan menjadi asisten Louis Van Gaal dan meringankan beban-beban manajer utama. Sebelum Stuivenberg datang, Luois Van Gaal telah mempunyai 3 asisten, yaitu Ryan Giggs, Marcel Bout, dan Frank Hoek.

Jelle Goes, Direktur Teknik Asosiasi Sepakbola Belanda berujar yang dikutip oleh Reuters bahwa Ia mengucapkan terima kasih pada Stuivenberg karena telah memberikan kontribusi yang sangat besar pada timnas U-17 Belanda terutama. Stuivenberg telah berkerja dengan sangat fantastis dan mampu membimbing talenta-talenta muda Belanda untuk menjadi pemain yang matang. Selanjutnya, Goes mendoakan yang terbaik untuk pengalaman baru Stuivenberg di Sepakbola belahan dunia lain.

Ryan Giggs Ingin Segera Bekerjasama Dengan Van Gaal Musim Depan

Ryan Giggs Ingin Segera Bekerjasama Dengan Van Gaal Musim Depan

Ryan Giggs Ingin Segera Bekerjasama Dengan Van Gaal Musim Depan – Ryan Giggs, eks manajer interim Manchester United pada beberapa waktu lalu kini tengah menjadi asisten manajer di klub Setan Merah. Meskipun menjabat sebagai manajer sementara, raihan Giggs dalam membawa tim Setan Merah bisa dibilang tak begitu buruk. Saat ini, The Red Devils sudah mempunyai manajer permanen yang baru, yaitu Louis Van Gaal. Ryan Giggs yang menjadi asisten Van Gaal tersebut rupanya ingin segera bekerja dengannya musim depan.

Setelah didepaknya David Moyes dari klub Setan Merah karena memang kualitasnya yang tidak begitu baik, Ryan Giggs diangkat sebagai manajer sementara Manchester United pada akhir musim ini. Giggs yang menjadi manajer sementara tersebut juga merangkap sebagai pemain MU pada waktu itu. Raihan Giggs saat menjadi manajer interim ternyata tidak begitu buruk, dibuktikan dengan 4 pertandingan terakhir yang dipimpin olehnya.

Giggs berhasil menuai 2 kemenangan, 1 pertandingan imbang, dan satu kali dalam masa kepemimpinannya sebagai manajer sementara MU. Dalam sebuah acara dokumenter yang berjudul, “Life of Ryan” di ITV ia mengatakan bahwa kesempatan menjadi manajer interim tersebut adalah pengalaman yang luar biasa baginya. Ia juga mengatakan bahwa Ia sangat menikmati saat-saat tersebut dan berniat untuk menjadi lebih baik lagi di kesempatan yang berikutnya.

Saat ini, Giggs ternyata tengah menggebu-gebu untuk bisa segera bekerjasama dengan manajer baru yang ditunjuk oleh MU yaitu Louis Van Gaal. Giggs menyebutkan bahwa Ia sempat pernah bertemu dengan Van Gaal dan langsung menyukainya.

Pertemuan Mendadak Ryan Giggs dan Van Gaal di Belanda

Pertemuan Mendadak Ryan Giggs dan Van Gaal di Belanda

Pertemuan Mendadak Ryan Giggs dan Van Gaal di Belanda – Sempat santer terdenga bahwasannya Van Gaal akan jadi arsitek yang akan melanjutkan pekerjaan David Moyes yang sempat terbengkalai karena dirinya diberhentikan oleh klub menyusul performa bersama dengan setan merah yang sangat buruk selama satu tahun.

Posisi yang kosong itu sekarang memang diisi oleh Ryan Giggs untuk sementara waktu tentunya, manajemen MU tidak ingin jika klub dilatih oleh orang yang belum berpengalaman dibidangnya.

Oleh karena itu menunjuk seorang pelatih yang tepat akan jadi pekerjaan terberat bagi MU kali ini, karena jika salah pilih lagi bisa – bisa performa mereka tak kunjung membaik. Kini tugas Giggs memang sudah benar – benar berakhir, pelatih baru MU akan tentukan nasib Giggs di kubu setan merah nantinya.

Dalam kunjungannya ke Belanda dalam rangka bertemu dengan Van Gaal, Ryan Giggs diprediksi membicarakan tentang posisi kepelatihan bersama dengan Gaal.

Beliau secara pribadi sangat tertarik melatih setan merah karena Mu merupakan sebuah klub yang baik untuk dirinya menularkan ilmu, belum lagi MU sangat membutuhkan vigur seorang pelatih bertalenta tinggi untuk kembalikan kejayaan setan merah seperti sedia kala.

Van Gaal sendiri ingin melatih MU namun untuk saat ini dia menegaskan untuk focus terlebih dahulu menangani timnas Belanda, tentang keputusan finalnya nanti melatih setan merah, Gal sangat tertarik dan tak sabar menunggu moment tersebut.

09:18 AM