Tag Archives: Serie A

Ronaldo Mulai Lelah Berjuang Sendiri Di Juventus

DEWALIGA.COM – Tersingkirnya Juventus dari pentas Liga Champions di babak perempatfinal musim ini rupanya menjadikan sang megabintang mereka, yaitu Cristiano Ronaldo begitu terpukul. Pasalnya semenjak pentas Liga Champions musim 2009-2010, Cristiano Ronaldo selalu berhasil membawa tim yang dibelanya itu masuk setidaknya sampai semifinal kompetisi paling luar biasa di Eropa itu.

Kedatangan Cristiano Ronaldo pada bursa transfer musim panas 2018 yang lalu disebut karena Juventus ingin bisa mendapatkan trofy Liga Champions itu secepat mungkin. karena itulah sang pelatih Juventus, Massimiliano Allegri meminta manajemen Juventus untuk mendatangkan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid agar sang megabintang berpaspor Portugal itu bisa membantu Juventus.

Akan tetapi pada kenyataannya Juventus hanya bisa mendapatkan perempatfinal karena kalah dari Ajax Amsterdam dengan agregat tipis 2-3. Kekalahan itu disebut oleh Jurnalis Edo Aguirre sudah menjadikan Ronaldo sangat terpukul, Pemain dengan julukan CR7 ini lelah berjuang sendirian di Juventus. Ronaldo pun sempat menyatakan hal itu kepada ibunya jika dirinya tidak bisa membuat sebuah keajaiban seorang diri.

“Ronaldo lelah bermain sendirian. Dia juga pencetak gol terbaik dan seorang yang selalu memberikan umpan luar biasa. Dia selalu berhasil mencetak gol dan menjadi penentu dalam laga-laga besar, akan tetapi itu semua tidak cukup,” ucap Aguirre

Meski begitu, Ronaldo dikabarkan masih belum putus asa untuk bisa membantu Juventus juara Liga Champions. Pemain berpaspor Portugal ini akan membantu Juventus di musim depan jika memang dirinya masih ada di Juventus. Akan tetapi Ronaldo dikabarkan meminta Juventus untuk membeli beberapa pemain agar bisa membantu dirinya dan menjadikan Juventus menjadi lebih kuat di musim depan.

Ingin Dapatkan Conte, Pemain Inter Justru Minta Pertahankan Spalletti

DEWALIGA.COM – Inter Milan dikabarkan sudah mencapai kesepakatan secara personal untuk bisa mendapatkan jasa Antonio Conte sebagai pelatih mereka untuk musim depan. Pelatih berpaspor Italia ini dikabarkan bakal mendapatkan kontrak di Inter Milan selama 3 musim dan pada setiap tahunnya eks pelatih Chelsea dan Juventus ini akan mendapatkan gaji sebesar 10 Juta Euro atau setara dengan Rp. 159 Miliar.

Akan tetapi, rencana manajemen Inter Milan untuk bisa mendapatkan Antonio COnte itu tidak bisa saja diterima oleh para pemain Inter Milan. Seperti yang dikabarkan media Italia, Senin 15/04/2019, Pemain-pemain Inter Milan berharap bahwa manajemen Inter Milan mempertahankan sang sang pelatih mereka saat ini, Luciano Spalletti.

Beberapa pemain Inter Milan meminta agar Spalletti dipertahankan sebagai pelatih Inter Milan sampai musim depan, dan mereka yang meminta itu adalah Samir Handanovic, Radja Nainggolan dan juga Matteo Politano. Ketiga pemain ini berharap bahwa Luciano Spalletti tetap ada di Inter Milan karena merasa sangat cocok dengan strategi yang sudah diterapkan oleh pelatih berkepala Plontos itu.

Sebenarnya, kontrak Luciano Spalleti sendiri dengan Inter Milan masih sampai 30 Juni 2021 nanti. Akan tetapi, Luciano Spalletti dianggak gagal untuk membuat performa Inter Milan naik dalam dua sesi musim kepelatihannya.

Maka dari itu, manajemen Inter Milan pun berupaya kuat untuk mendaratkan Antonio Conte untuk menjadi pelatih Ivan Perisic dan kawan-kawan untuk musim depan. Harapannya, tentu saja adalah Antonio Conte bisa membuat prestasi Inter Milan terus membaik.

Antonio Conte sendiri punya pengalaman membangunkan tim yang sudah lama tertidur pulas dan mengembalikannya pada kejayaan. Di tangan Antonio Conte, Juventus berhasil mendapatkan trofy Serie A mereka dan terus mendominasi Serie A Di dibawah kepelatihan Antonio Conte.

Padahal sebelumnya kita semuanya tahu bahwa Juventus sudah vakum mendapatkan trofy Serie A sejak 2002-2003. KOndisi itulah yang kini diinginkan oleh Inter Milan jika mendapatkan jasa Antonio Conte.

Dua Milan Akan Bangun Stadion Baru, San Siro Akan Dirobohkan

DEWALIGA.COM – Dua tim yang berasal dari Kota Milan, yaitu AC Milan dan juga Inter Milan sudah sepakat untuk membangun stadion anyar bersama. Kabar itu disampaikan oleh media Italia pada hari Rabo 27/03/2019. Akan tetapi, seperti yang kita ketahui sebagai buntut dari pembangunan stadion anyar itu adalah stadion San Siro yang sangat bersejarah itu bakal dirobohkan.

Stadion anyar itu rencananya nanti akan dibangun di lokasi yang sangat berdekatan dengan San Siro saat ini. Adapun biaya yang dibutuhkan untuk membangun stadion anyar itu nantinya mencapai 650 Juta Euro atau setara dengan Rp. 10,4 Triliun. Akan tetapi, karena Stadion itu nantinya akan menjadi markas bersama Inter Milan dan juga AC Milan, maka biaya pembangunan itu nantinya akan di bagi menjadi dua.

Saat ini perwakilan AC Milan dan Inter Milan dan juga beberapa pihak-pihak terkait sedang berdiskusi lebih lanjut mengenai rencana pembangunan stadion anyar itu. Rencananya, Stadion itu akan dibuat untuk bisa menampung penonton sebanyak 60-65 ribu, sementar aitu, untuk proses pembangunan sendiri diprediksikan bakal memakan waktu kurang lebih sampai dengan 30 bulan.

Jika tidak ada hambatan, maka stadion anyar itu nantinya akan bisa mulai dioperasikan pada musim komeptisi 2022-2023. Sampai saat itu tiba, AC Milan dan juga Inter Milan tetap akan bermarkas di San Siro. Akan tetapi, kala stadion anyar mereka sudah bisa digunakan otomatis San Siro akan segera dirobohkan.

Pembangunan stadion bersama itu dilakukan oleh Inter Milan dan AC Milan adalah sebuah hal yang unik di Eropa. Dengan berbagi tempat maka kedua tim ini bakal mendapatkan keuntungan penuh dari setiap laga kandang, dan juga biaya perawatan pun ditanggung bersama-sama. Jika ada event di luar aktivitas kedua tim, maka nanti hasilnya akan dibagi untuk kedua manajemen.

Polandia Samakan Kedudukan Tanpa Robert Lewandowsk

Robert Lewandowsk, Polandia, Portugal, Serie A, Arkadiusz, Arkadiusz, Estadio D. Afonso Henriques, Andre Silva,

DEWALIGA – Ketidakhadiran Robert Lewandowski tidak bisa membuat Polandia merasa takut sedikit pun saat bertanding melawan Portugal. Dan hasil yang di tunjukkan imbang 1-1 membuktikan Polandia lebih unggul dengan tidak ada nya pemain unggulan di team mereka.

Pada kompetisi yang berada di Estadio D. Afonso Henriques, Portugal sebagai penjamu dapat bermain lebih baik dengan ada nya Andre Silva yang mencetak gol pada menit 34. Dan polandia pun sangat perlu tenaga extra untuk dapat menyamakan posisi.

Polandia baru dapat beradaptasi menguasai kompetisi sesudah Danilo Pereira diberikan kartu merah , sekaligus mendapatkan 1 gol untuk menyamakan kedudukan yang di ciptakan oleh Arkadiusz pada kesempatan tendangan penalti.

“Kami sudah mainkan kompetisi ini dengan bagus. Saat kami gawang kami kebobolan, namun kami tidak putus asa. Ini salah satu perihal yang sangat terpenting, jika kami tidak akan putus asa,” ujar Brzeczek.

“Suatu yang terpenting berlangsung, kami dapat menunjukkan bahwa permainan kami lebih baik dengan tidak ada nya Robert Lewandowski. Saya meyakini itu akan menolong kami di hari esok,” sambungnya.

Brzeczek pun ikut memberikan pujian pada performa anak asuh nya, terlebih untuk barisan di belakang. “Satu kali lagi, kami dapat menunjukkan jika tiada Kamil Glik, kami juga dapat bermain dengan sempurna.

Diego Milito Sang Penentu Laga

inter milan, ac milan, diego milito, Derby Milan, Lautaro Martinez, Rossoneri, Serie A, Liga Italia,

DEWALIGA.COM – Inter Milan versus AC Milan jadi salah satunya pertandingan yang dipentaskan di minggu ke-9 Serie A. Diego Milito menyebutkan pemain yang bisa menjadi penentu hasil pertandingan.

Berada di Giuseppe Meazza, Senin tanggal 22 oktober 2018 dini hari WIB, Inter versus Milan akan dipentaskan. Ke-2 team tengah dalam laju bagus memandang pertandingan itu.

Inter menuai empat kemenangan berturut-turut. Selain itu, Milan tidak sempat kalah dalam enam laga di Serie A dengan histori tiga kemenangan serta 3x dengan hasil imbang

Eks striker Inter, Milito, memprediksi laga Derby Milan akan berjalan sengit. Ada dua penyerang top yang beradu tajam, Mauro Icardi versus Gonzalo Higuain.

Icardi mencatat tiga gol dalam 2 laga paling akhir Inter. Selain itu, Higuain cetak empat gol dalam tiga laga paling akhir dengan Rossoneri.

Walau demikian, nama Lautaro Martinez justru yang dimaksud oleh Milito yang bisa menjadi penentu pertandingan. Pemain Argentina itu telah bermain 4 kali untuk Inter di Serie A dengan mencetak satu gol.

“Derby bisa menjadi pertandingan yang imbang. Tetap demikian, pertandingan derby itu berbeda, laga istimewa. Anda memenangkan pertandingan itu dengan konsentrasi serta keberanian, dibanding dengan kelas,” kata Milito di sepak bola Italia.

“Aksinya tetap sengit serta detil-detil kecil jadi pembeda hasil akhir.”

“Satu pemain yang saya harap dapat jadi penentu ialah Lautaro Martinez. Saya kenal ia serta ia adalah pribadi yang mengagumkan.”

“Terdapat beberapa pemain yang mempunyai potensi di ke-2 team, walau dengan pribadi saya berharap Milan tidak dapat tampil bagus serta Inter menuai kemenangan,” ia memberi tambahan.

Milan Punya Modal Besar Lawan Palermo

Dewaliga.com – Klub raksasa SERIE-A Italia, AC Milan ingin kembali melanjutkan kemenangan mereka di liga Italia SERIE-A. Seperti yang kita ketahui bahwa dua hari yang lalu AC Milan berhasil meraih kemenangan besar atas rival sekotanya Inter Milan. Bermodalkan kemenangan tersebut, AC Milan akan melawat ke markas Palermo pada lanjutan SERIE-A di giornada ke-23.

Untuk laga ini, skuad asuhan Sinisa Mihajlovic itu di percaya sedang berada dalam rasa percaya diri yang tinggi karena berhasil melibas Inter Milan dengan skor telak 3-0.

“Apakah kami lebih percaya diri? Yaa.. Hasil tersebut sangat membantu kami, terutama ketika kita melawan tim yang mempunyai level di atas kita di klasemen.” ujar Mihajlovic.

Agen IBCBET – Belum mau melewatkan momen terbaik ini begitu saja, Mihajlovic berharap agar Keisuke Honda dan kawan-kawan mampu menjadikan kemenangan atas Inter sebagai titik balik AC Milan dari ketertinggalan di awal musim. Penampilan mereka diharapkan agar dapat lebih baik lagi pada sisa musim ini.

“Di paruh musim pertama kami terlalu sering menelan kekalahan. Akan tetapi saat ini kami merasa sudah mengalami peningkatan yang sangat pesat. Target kami adalah menutup musim ini dengan minimal berada di Zona Eropa.”

“Hasil ini telah banyak mengangkat kepercayaan diri para pemain, kami harus berjuang untuk bisa kembali mengulangi performa yang sama dalam hal konsentrasi, kekejaman dan keinginan kami untuk menang. Jika kami melakukan hal itu, hasilnya pasti akan mengikuti,” tutup pelatih asal Serbia ini.

Pilro Tetap Bersama New York City FC

Agen Bola, Sbobet, Ibcbet, Judi Bola,

Agen Casino SBOBET – Karena kemampuan yang masih belum setabil di alami oleh pasukan tim New York City FC, menjadikan pemain Andrea Pilro tidak akan pergi ketika waku istirahat kompetisi. Pilro harus menerimah keadaan tersbut dan tidak mengambil kesempatan jangka pendek pindah menuju Eropa.

Judi Casino Terpercaya – Pindahnya Pirlo ke New York sesudah dia memutuskan untuk angkat kaki dari Italia saat itu masih memperkuat kubu Juventus musim kemarin. Walaupun seperti itu kenyataannya, sosok pemain lini depan kelahiran tahun 1979 itu masih membayangi Bianconeri, dimana mereka juga mengalami keadaan diajang Serie A.

Masa berjalannya MLS 2015 secara resmi akan selesai ketika tanggal26 Oktober 2015. Maka dari hal itu menjelaskan Pilro tidak mempunyai ikatan dan bisa hengkang dengan status sebgai pemain pinjaman sama seperti apa yang terjadi pada Thierry Henry, David Beckham, Landon Donovan juga Robbie Keane.

Singkat cerita sudah ada arah yang akan dituju Pilro, dan itu adalah ke Inggris dengan mendampingi Manchester City. Karena The Citizens dan New York mempunyai satu pemilik, Sayang keadaan masih belum mendukung sebab New York masih terperosok sebab tidak berhasil meloloskan diri ke playoof karena cuma berhasil meraih akhir diposisi ke sembilan pada daerah timur.

“Mungkin tidak akan terjadi, saya merasa bukan waktu yang tepat menuju Eropa. Jika itu terjadi maka tidak ada keadilan untuk tim ini,” penjelasan pemain timnas Italia itu kepada pihak media berita AS. “Saya hanya berfikir untuk menjalani latihan di off-season dan tujuannya menyambut musim 2016 besama New York.”

Menyambut ajang Piala Eropa 2016 kehadiran Pirlo masih diperlukan Italia. Tapi itu tidak termaksud turnamen akhir untuk mantan pemain yang perna memperkuat tim AC Milan dan juga Inter Milan.

“Tidak akan terjadi, saya rasa itu jalan satu-satunya yang tepat. Keadaan ini membuat tidak ada banyak opsi bisa dipilih.” Tegas Pirlo dengan singkat.

Hanya bisa melalui semua ini terlebih dahulu, setelah semua kembali normal seperti yang diharapkan maka kemungkinan dan kesempatan itu andai kembali datang baru akan saya jalani. Sekarang ini masih belum mungkin untuk lain waktu. (AL)

Maldini Kritik Mantan Klubnya

Dibawah asuhan Filippo Inzaghi, Rossoneri di nilai belum menunjukkan grafik yang terlalu baik dan banyak kalangan menilai bahwa Rossoneri tidak mempunyai kekuatan untuk menjuarai Seria A. Salah satunya yang menilai tidak lain adalah Legenda hidup pemain Rossoneri, Paolo Maldini mengatakan bahwa sedikit pesimis terhadap peluang AC Milan untuk menjuarai Serie A tahun 2014-2015 ini. Menurut Maldini yang pernah menjabat Kapten Milan sewaktu masih aktif sebagai pemain, kekurangan dana menjadi salah satu faktor untuk membeli pemain-pemain yang bagus untuk bisa bersaing dengan tim-tim kuat lainnya memperebutkan peringkat pertama di klasemen.

Dan Maldini berpendapat, masuknya Filippo Inzaghi menjadi pelatih Milan dan kedatangan beberapa pemain yang di rekrut di bursa transfer musim panas ini membuat Rossoneri tidak bisa langsung bersaing dengan tim papan atas lainnya, Milan membutuhkan waktu yang tidak sebentar harus bertahap untuk bisa merampungkan masa transisinya. Maka dengan situasi demikian, bisa masuk ke tiga besar di klasemen supaya bisa berlaga di Liga Champions di musim depan sudah bisa di katakan sesuai menurut Maldini.

“Kini yang kita lihat, AC Milan tidak tahu target mereka di musim ini, yang pasti bukan untuk memenangkan Liga Serie A. Tetapi, Aku yakin pada mereka akan bisa berada di peringkat 3 besar untuk bisa berlaga di Liga Champions yang sudah menjadi tradisi dari sebuah klub sebesar Milan,”ujar Paolo Maldini yang dilansir Dello Sport.

“Sebenarnya untuk mendapatkan prestasi akan tergantung dari dana besar yang mau dikeluarkan manajemen, ini prinsip yang tidak akan bisa berubah. Dan yang kita lihat pada kesempatan beberapa tahun terakhir, kebijakan jajaran direksi untuk mendatangkan pemain baru sangat kecil di bursa transfer pemain. Jika memang tujuan dari Rossoneri memang untuk memenangkan tropi, maka persiapan yang dilakukan Rossoneri tidak terlalu cukup. Yang kita lihat sekarang, tim ini bukan sebuah tim yang dipersiapkan untuk bisa bersaing mendapatkan peringkat pertama Serie A.” (JH)

 

Inter Kalah Lagi, Mazzari Bingung dengan Inter

Nasib sial sedang di alami oleh Inter Milan di Serie A, di laga melawan tuan rumah Fiorentina kalah dengan skor telak 3-0. Pelatih Inter, Mazzarri berterus terang bahwa anak asuhnya sedang mengalami masalah yang cukup serius yang belum bisa dicari solusinya untuk menyelesaikan mengapa Inter bisa jeblok di pentas Serie A. Mazzari mengungkapkannya setelah membawa skuadnya dikalahkan 3-0 saat menghadapi Fiorentina.

Walter Mazzari tidak mau membicarakan secara rinci mengenai apa masalah sebenarnya di alami klubnya di pertengahan musim ini. Akan tetapi, pelatih yang masih di percaya menangani Inter oleh Erick Thorir, dia bersama jajaran pelatih sudah tahu apa yang harus dikerjakan untuk meningkatkan permainan dan semangat anak asuhnya.

“Kebobolan tiga gol dengan cara yang dilakukan Fiorentina jelas memperlihatkan ada yang salah dengan kami. Bisa dibilang ini masalah yang serius, fakta ini tidak bisa kami sembunyikan ke fans,”ujar juru taktik Inter.

“Masalah di laga melawan Fiorentina bisa kami sembunyikan saat kami berlaga di Liga Europa kemarin. Tetapi akhirnya, di laga malam tadi masalah muncul kembali. Aku sebenarnya sudah berusaha memberikan taktik kepada anak asuhku, tetapi para pemainku sepertinya sudah mengalami kelelahan.”

Dan dengan kekalahan ini, Inter sudah mengalami kekalahan secara beruntun di Liga Italia, sebelumnya mereka dikalahkan oleh Cagliari dengan skor yang cukup telak 1-4 di San Siro kandang sendiri. Inter berada di urutan ke sepuluh klasemen sementara Liga Italia di bawah Fiorentina. (JH)

 

06:24 AM