Tag Archives: Inter

Napoli Kandidat Rival Akhir Juventus

Il Partenopei, Juventus, Napoli, Wojciech Szczesny, Carlo Ancelotti, Inter,

LIGA DEWA SBOBET – Ajang Liga Italia yang tengah minggu ke-7 akan di ramaikan dengan pertandingan kedua skuat hebat Juventus versus Napoli. Il Partenopei nama panggilan Napoli, diperkirakan bisa menjadi lawan menuju kejuaraan lagi.

Juventus akan kedatangan pihak tamu Napoli dan pertandingan itu berlangsung di Allianz-Stadium pada hari Minggu tanggal 30 September 2018 pagi hari. Menjalani musim ini ke-2 skuat team saling meluncur dengan penampilan dan hasil oke di awalnya musim.

Juventus untuk sesaat kini sedang memuncaki posisi klassemen papan atas dengan raihan point prima sebanyak 18 melewati enam pertandingan. Mengenai Napoli juga tidak kalah mereka membuntuti posisi pertama di bawahnya dengan raihan 15 point.

Pertarungan kedua-duanya diperkirakan akan selalu berlanjut sampai musim ini menuju akhir. Pada musim lantas, Napoli adalah lawan kejuaraan, sudah sempat hampir lebih unggul, akan tetapi mereka harus merasakan terpeleset di Minggu – minggu terakhir.

Sosok Wojciech Szczesny yang merupakan penjaga gawang skuat Juventus, meramalkan bahwa Napoli akan kembali menyusahkan timnya mencapai peraihan kejuaraan titel pada musim kali ini. Ia menyebutkan laju team bimbingan pelatih Carlo Ancelotti cukuplah hebat di awalnya musim.

“Saya rasa dan fikir bahwa pihak Inter belumlah mengawali dengan begitu baik musim ini, tapi mereka ialah team yang cukup bagus. Akan tetapi Napoli begitu juga berkelanjutan, dalam beberapa waktu paling akhir serta mereka mungkin bisa menjadi lawan utama,” Penjelasan Szczesny kepada media berita AS.

“Kami mempersiapkan hal yang sama dengan mereka seperti pada umumnya. Pertama – tama kami mempersiapkan dengan analisa video, lalu latihan. Sedikit beralih. Dengan tambahan pengalaman serta kualitas yang kami punya di posisi belakang, saat kami masih kompak serta kami konsentrasi dengan baik, susah untuk cetak gol menantang kami.”

“Menjadi, seperti saya menghormati kualitas penyerang mereka, saya sangat meyakini pada posisi lini belakang saya,” Penegasannya. AL

Skor Akhir Sampdoria VS Inter = 0 -1

DEWALIGA – Inter Milan pada akhirnya dapat menaklukkan tuan-rumah Sampdoria dengan score akhir 0-1 dalam pertandingan Liga Italia yang penuh kontroversi di Stadio Comunale Luigi Ferraris pada hari Minggu (23/9) dini hari.

Inter Milan tidak berhasil mencapai point penuh usai ditahan seimbang tiada gol oleh tuan-rumah Sampdoria dalam pertandingan penuh kontroversi , sebab ada tiga gol yang dibatalkan oleh wasit selesai mengecek VAR dalam laga ini.

Wasit Marco Guida nampaknya akan sangat dikritik oleh banyak pihak , lantaran sangat menggantungkan keputusannya pada tehnologi VAR. Keseluruhan ada tiga gol yang dibatalkan oleh sang wasit.

Pertama ialah gol Radja Nainggolan di waktu injury time set pertama, akan tetapi wasit akan memutus tidak untuk mengesahkan gol Nainggolan sebab ada salah satu seorang pemain Inter Milan dalam posisi offside.

Gol yang Ke 2 ketika pemain Inter Milan Kwadwo Asamoah sudah sukses membobol gawang Sampdoria pada menit yang ke-88. Akan tetapi sang wasit lagi-lagi mengecek VAR dan gol itu dibatalkan sebab bola kiriman Danilo D’Ambrosio rupanya telah terlebih dulu keluar!

Tidak lama berselang gol dari Inter Milan , sekarang giliran gol yang di cetak Sampdoria telah dibatalkan oleh wasit , Gregoire Defrel telah sukses membobol gawang tim lawan, akan tetapi rupanya ia telah masuk dalam tempat offside.

Pada akhirnya di waktu injury time set ke-2 persisnya pada menit ke 90+4, Marcelo Brozovic sukses mencetak gol serta menuliskan namanya di papan score lewat gol sepakan yang kuat dari dalam kotak penalti.

Wasit juga pada akhirnya menutup jalannya pertandingan , hasil penutupan Sampdoria melawan Inter Milan berakhir dengan score 0-1.

Inter Versus Tottenham : Kejadian Delapan Tahun Silam

DEWALIGA – Delapan tahun waktu lalu, Inter Milan berjumpa Tottenham Hotspur dalam Liga Champions. Pertahanan Inter dibuat berantakan oleh Gareth Bale di Giuseppe Meazza.

Inter akan bertemu Tottenham di matchday pertama Group B Liga Champions, Selasa (18/9/2018) malam WIB. Ini sekaligus juga jadi pertemuan pertama dalam Liga Champions sesudah terakhir kali pada musim yang lalu 2010/2011.

Pada musim itu, Inter serta Tottenham ada satu group. Kedua-duanya sama-sama bertemu pada matchday ke-3 di Giuseppe Meazza.

Tottenham kalah 3-4 serta harusnya main dengan 10 orang waktu pertandingan baru saja berjalan 10 menit. Walaupun kalah, ada satu pemain yang mengambil alih perhatian, yaitu Bale.

Pria yang sekarang bermain untuk Real Madrid itu cetak hat-trick ke gawang Julio Cesar. Semua gol diciptakan oleh Bale pada set ke-2 dalam kondisi  ketinggalan 0-4.

Gol pertama Bale hadir pada menit ke-52. Bermain di tempat sayap kiri, Bale lakukan solo-run dari mulai sepertiga akhir pertahanan. Masuk tengah lapangan, Bale menyelusup diantara apitan Maicon serta Javier Zanetti.

Bola selalu digiring Bale sampai ke kotak penalti Inter serta Zanetti selalu membuntuti hingga kemudian ketinggalan jauh. Walter Samuel coba tutup laju Bale, akan tetapi upayanya percuma. Bale secara cepat membidik bola ke tiang jauh yang menembus gawang Cesar.

Bale kembali membuat tindakan yang sama di gol ke-2 di menit ke-90. Bale mendapatkan bola dari umpan Jermain Jenas di ruang tengah. Bale yang saat itu baru berumur 21 tahun lakukan solo-run, melepas tendangan , serta mengarahkan bola sama seperti gol pertama. Dalam proses ini, Zanetti dibikin kerepotan lagi oleh Bale.

Simak juga: Akankah Bale Kembali pada Premier League?

Tottenham mengecilkan ketinggalan jadi 3-4 di waktu injury time. Bale cetak gol ke-3 sesudah menyambar umpan Aaron Lennon. Pria asal Wales itu dalam tempat bebas sesudah Zanetti telat balik ke posisinya waktu dalam keadaan serangan balik.

Bale kembali mempermainkan Inter di matchday ke empat. Kesempatan ini bukan Zanetti yang banyak ikut serta langsung untuk hentikan tindakan Bale, tetapi Maicon.

Maicon benar-benar kesulitan menghentikan Bale. Dia seakan licin bagai belut sesudah berkali-kali menyelusup dari kawalan Maicon. Bale tidak membuat gol dalam pertandingan ini, akan tetapi dia telah menyumbang dua assist untuk gol-gol Peter Crouch serta Roman Pavlyuchenko dalam kemenangan dengan skor 3-1. Satu gol lainnya dicetak oleh Rafael van der Vaart.

Bale berubah menjadi pusat perhatian setelah dua pertandingan itu, ditambah Tottenham jadi juara group. Bahkan juga dalam pertemuan pertama, seseorang Samuel Eto’o yang tidak kenal Bale dibuat seperti ingin tahu.

“Saat Gareth Bale mengawali pertunjukannya, Eto’o berkata pada saya: ‘Siapa sich tuch?'” kata Sebastien Bassong, sebagai starter di tempat bek Tottenham pada pertemuan di Giuseppe Meazza, seperti diambil dari The Guardian.

“Eto’o seperti orang hilang ingatan, teriak-teriak ke pemain bertahan: ‘Hentikan dia (Bale)!’ Saya katakan ke Eto’o: ‘Kamu baru lihat setengahnya dari dia.’ Gareth membuat kami keluar dari permasalahan. Dia ialah seseorang superhero,” sambung Bassong yang rekanan Eto’o waktu di Tim nasional Kamerun.

Pujian keluar dari mulut Luis Figo yang saat itu menjabat menjadi direktur Inter Milan. Dia menyampaikan jika Bale begitu mengagumkan.

“Bale mengagumkan, begitu mengagumkan,” kata Figo seperti diambil dari Eurosport.(bn)

19:49 PM